suara warga

Tak Terima BLSM Warga Lingai Datangi Balai Desa


 Belasan warga Desa/Kecamatan menggala, Selasa (2/7) mendatangi balai desa setempat. Hal ini dipicu oleh rasa kecewa karena tidak mendapatkan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).,

Tokoh masyarakat Desa lingai, dr Mulyadi mengatakan sebanyak 20 orang warga merasa tidak puas karena mereka mendapatkan informasi tidak lagi menerima BLSM di tahun ini. Padahal di tahun sebelumnya saat ada bantuan berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) mereka mendapatkannya.

“Padahal mereka termasuk keluarga miskin,” ujarnya.

Kedatangan warga ke balai desa dilakukan untuk mempertanyakan hal tersebut. Mulyadi mengatakan warga tersebut juga mempersoalkan mengenai adanya sekitar 15 orang warga yang dianggap mampu namun malah mendapatkan BLSM.

Camat, Endi Astono ketika dikonfirmasi membenarkan adanya aksi sejumlah warga Desa Lingai. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan jajaran pemerintahan desa setempat agar segera mengambil sikap. Di Desa Lingai terdapat 222 warga yang terdata menerima BLSM.

"Kami meminta kades dan perangkat melakukan verifikasi ulang data penerima BLSM. Jika memang ada warga yang mampu menerima BLSM sebaiknya diganti dengan yang tidak mampu. Sehingga tidak menimbulkan gejolak," katanya.

Sementara itu Pemkab Tulang Bawang mulai Selasa (2/7) melakukan pemantauan distribusi KPS. Pemantauan dilakukan  di sejumlah titik distribusi di seluruh kecamatan. Tim pemantau yang dari pemkab terdiri dari Sekretaris Daerah, para Asisten, Dindik, Dinsosnakertrans, dan kepala bagian dibagi menjadi 4 tim yang akan melaksanakan pemantauan.

"Pemantauan dilakukan agar distribusi KPS bisa tepat sasaran," kata Kabag Humas Pemkab Tulang Bawang Rusmo Purnomo.

0 komentar:

Posting Komentar